Posted by: kuncungku | November 1, 2010

Kalimat dengan Menggunakan Kalimat Baku dan Tidak Baku

Kalimat dengan Menggunakan Kalimat Baku dan Tidak Baku

Bahasa baku adalah ragam Bahasa yang berkekuatan sanksi social dan doterima masyarakat.

Kalimat Baku dan Tidak Baku

Berikut ini contoh kalimat tidak baku dan kalimat baku kalimat tidak baku sering digunakan pada kehidupan sehari – hari seperti
Contoh
1. ahli hukum dapat menyatakan bahwa setiap warga telah mengenal hukum yang berlaku di daerahnya.
2. menurut ahli hukum dapat menyatakan bahwa setiap warga telah mengenal hukum yang berlaku di daerahnya.
Bentuk ini merupakan kalimat majemuk bertingkat, bentuk kalimat (1) merupakan kalimat baku, (2) kalimat tidak baku karena tidak ada subjeknya.
Contoh bentuk kalimat “akan tetapi”
1. akan tetapi, ia tetap tidak dating (kalimat baku)
2. akan tetapi ia tidak dating (kalimat tidak baku)

Bentuk selanjutnya merupakan kalimat tunggal, kata ‘Anda’ merupakan bentuk subjek dan frasa ‘akan pergi’ sebagai predikat.
Contoh 1. Anda akan pergi kemana ? (kalimat baku)
2. situ akan pergi kemana ? (kalimat tidak baku)
Bentuk ini merupakan kalimat tunggal
Contoh 1. Guru saya, Pak Amat, pandai sekali (kalimat baku)
2. Guru saya Pak Amat pandai sekali (kalimat tidak baku)
Bentuk Pak Amat sebagai sisi dari guru saya harus ditulis diantra tanda koma.

Bentuk selanjutnya merupakan kalimat tunggal.
Contoh
1. Dengan operasi zebra kemacetan lalu lintas dapat teratasi (kalimat baku)
2. Dengan operasi zebra membutuhkan bahwa kemacetan lalu lintas dapat teratasi (kalimat tidak baku)
3
Bentuk dengan operasi zebra berfungsi sebagai keterangan alat, kemacetan lalu lintas sebagai subjek dan dapat teratasi sebagai predikat. Kalimat kedua tidak baku karena terdapat pemborosan kata “membutuhkan bahwa”.
Bentuk ini merupakan kalimat tunggal,
Contoh 1. Mereka berpukul – pukulan ( baku )
2. Dia pukul – pukulan (tidak baku )
yang berfungsi sebagai subjek ialah mereka dan yang berfungsi sebagai predikat ialah berpukul – pukulan. Kalimat (2) tidak baku karena kata kerjanya tanpa ber- dan pilihan kata ‘Dia’ tidak tepat.
Contoh kalimat denagn penggunaan tanda koma yang salah,
Kalimat baku:
1. Disamping itu, kita telah beruntung.
2. Bersyukurlah Bangsa kita karena telah memiliki Bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia.
Kalimat tidak baku:
1. Disamping itu kita telah beruntung
2. Bersyukurlah Bangsa kita karena telah memiliki Bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia.

Kebakuan dan ketidak bakuan kedua kaliamt itu terletak pada pilihan katanya.
Contoh 1. Ia baru saja datang ( kalimat baku )
2. Ia barusan datang (kalimat tidak baku)
frasa ‘baru saja’ merupakan ragam resmi dan lazim digunakan dalam situasi resmi.
Contoh kalimat yang menggunakan pilihan kata salah,
1. a) Ia sedang menginventarisasi alat rumah tangga kantor ( baku )
b) Ia sedang menginventarisasir alat rumah tangga kantor (tidak baku )
Karena pilihan katanya sudah benar , bentuk ( 1a ) merupakan kalimat baku , kata menginventarisasi berkategori nomina ( kata benda ) dan berasal dari kata inventarisatie ( Belanda ).Kata menginventarisir dalam kalimat dalam kalimat (1b) merupakan bentukan dari awalan men- dan kata dasar inventarisir. kata inventarisir sudah berkatagori verba (kata kerja) dan merupakan kata serapan dari kata inventarisatie ( Belanda ).
4
kata menginventarisasir merupakan kata yang salah karena terjadi pemperbaan ganda, yang artinya membuat inventarisasi, maka kalimat (1b) tidak baku.

2. a) Kepulauan Indonesia terletak diantara dua benua. ( baku )
b) Sebab kepulauan Indonesia terletak diantara dua benua. (tidak baku )
Bentuk (2a) merupakan kalimat tunggal, karena struktur ejaanya sudah benar, Bentuk (2a) merupakan kalimat baku, kalimat (2b) tidak baku karena mengandung kata sebab yang penggunaanya tidak tepat.

3. a) Peristiwa itu saya saksikan sendiri (baku )
b) Peristiwa itu saya saksikan dengan mata kepalaku sendiri (tidak baku )
Bentuk (3a) merupakan kalimat tunggal, karena tidak mengandung pleonasme, maka kalimat itu baku. kalimat (3b) tidak baku karena mengandung kata pleonasme, yang tidak perlu digunakan.

• Bentuk- bentuk berikut ini yang mengandung bentuk rancu merupakan kalimat tidak baku, sedangkan bentuk-bentuk yang tidak mengandung bentuk rancu merupakan kalimat baku.
Contoh kalimat baku:
a. Mereka saling memandang atau mereka saling pandang-memandang
b. Mulai waktu itu kelakuannya berubah atau sejak waktu itu kelakuannya berubah.
Contoh kalimat tidak baku
a. Mereka saling pandang-memandang
b. Mulai sejak waktu itu kelakuannya berubah.

• Bentuk- bentuk berikut ini yang mengandung pemborosan kata merupakan kalimat tidak baku, sedangkan bentuk-bentuk yang tidak mengandung pemborosan kata merupakan kalimat baku.
Contoh kalimat baku:
Sebagai Negara taklukkan negeri Palembang harus mengirim upeti ke Mataram.

Contoh kalimat tidak baku:
Sebagai Negara taklukkan maka negeri Palembang harus mengirim upeti ke Mataram.

• Bentuk-bentuk berikut ini yang strukturnya benar merupakan kalimat tidak baku, sedangkan bentuk-bentuk yang strukturnya salah merupakan kalimat baku.
Contoh kalimat baku:
a. Samino membelikan adiknya buku.
b. Sudah makankah anda?
Contoh kalimat tidak baku:
a. Samino membelikan buku adiknya.
b. Apa Anda sudah makan?

http://d3winit4.blogspot.com/2009/12/kalimat-baku-dan-tidak-baku.html

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: