Posted by: kuncungku | April 30, 2011

Imam Al Ghazali dan Doa

Imam Al Ghazali dan Doa

AKU TIDAK BISA MENILAI orang itu berjiwa social, jika ia baru mampu memberikan amal sosialnya itu berbentuk harta, atau memberikan sesuatu pemberian berbentuk harta, sebab tidak sedikit orang memberikan amal sosialnya berbentuk harta tetapi itu mempunyai maksud lain, bakan mengharap sesuatu yang lebih besar. Tapi orang yang benar – benar berjiwa social ialah ia yang mampu memberikan pada kebaikan orang lain secara ikhlas, berupa doa. Sebab kebanyakan orang berdoa hanya bersifat egois atau mementingkan diri sendiri.
Umpamanya : Ya Allah, berilah keselamatan pada diri saya, berilah rezeki pada saya, berilah aku bimbinganmu, berilah kekayaan padaku, berilah jabatan yang empuk buatku,buatku dan buatku mana untuk orang lain?
Nah itulah bedanya oang yang egois dan orang – rang yang rela atas kebaikansosial. Itulah bedanya orang yang berjiwa besar dan manusia yang berjiwa kerdil. Selain itu Imam yang berjiwa besar itu juga mengajarkan tata cara berdoa yang baik kepada Allah swt dengan uraian sebagai berikut:
1. Memilih waktu yang baik dalam berdoa dan juga tempat yang baik:
Bilamanakah yang baik untuk berdoa?Bahwadoa seseorang akan mustajabah apabila ia sedang melaksanakan shalat haji. Ketika ia sedang di Arafah. Bagi yang tidak dapat dating kesana maka di bulan ramadhon adalah bulan yang paling mustajab untuk orang orang yang memanjatkan doa. Pada hari jumat adalah hari yang paling mustajabahnya pada waktu malam menjelang pagi di waktu dzuhur bila saat bualan puasa atau sepertiga malam sebelum subuh. Pada waktu itu udara bersih, belum tercamur dengan godaan manusia yang bersifat keduniaan. Waktu lainnya ialah antara adzan dan iqomat, dikala sedang sujud, dikala hujan sedang lebat menhebat dan setelah shalat fardu.
2. Berdoa harap menghadap kiblat dengan khusyuk dan khudluuk.
3. Berdoa dengan suara perlahan, antara berbisik – bisik dank eras seperti doa yang dilakukan Zakaria.
4. Berdoa seperti yang dicontohkan Rasulullah.
5. Berdoa dengan merendah diri, penuh harapan dan keinginan dikabulkan leh Allah swt.
6. Yakinlah bahwa doamu mustajabah/diijabahi dan diluluskan Allah swt.
7. Bersungguh – sungguh berdoa dan lakukanlah berkali – kali dalam berdoa.
8. Mengucapkan dzikir terlebih dahulu dalam berdoa dan tidak terburu buru mengucapkannya dan menyampaikan permohonan itu. Dan tutuplah bacaan doan dengan bershalawat.
9. Memenuhi adab batiniah dalam berdoa, yang justru merupakan poko yang terpenting di dalam doa dan pokok pula dikabulkannya doa.
referensi : bintang pelajar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: